Sidr (bahasa Arab: سدر) adalah sebuah pohon — Ziziphus spina-christi, pohon hijau abadi berduri yang tahan kering dari Jazirah Arab, Levant, dan Tanduk Afrika. Kata yang sama juga dipakai untuk daun pohon itu yang dikeringkan dan digiling, yang sudah berabad-abad dipakai untuk mencuci, dan menjadi nama madu Sidr, yang dibuat lebah dari bunga pohon tersebut.
Dalam bahasa Inggris pohon ini disebut Christ's thorn jujube, dan dalam terjemahan Al-Qur'an disebut lote tree (bidara). Nama sehari-harinya dalam bahasa lain ada di bagian bawah halaman ini.
Sidr dalam bahasa Inggris
Tidak ada satu kata bahasa Inggris yang pas. Para ahli botani menyebutnya Christ's thorn jujube; penerjemah Al-Qur'an biasanya menulis lote tree; dan di sekitar Teluk, buahnya sering disebut nabq atau nabk, nama Arabnya. 'Jujube' saja hanyalah kemiripan satu keluarga: jujube Tiongkok yang dijual sebagai buah adalah spesies yang berbeda, Ziziphus jujuba.
Sidr dalam Al-Qur'an dan Sunnah
Pohon ini disebut empat kali dalam Al-Qur'an: di antara sedikit pohon bidara yang tersisa bagi kaum Saba' (34:16), sebagai Sidratul Muntaha, pohon bidara di batas terjauh (53:14 dan 53:16), dan di antara pohon bidara tak berduri di surga (56:28).
Dalam Sunnah, Sidr muncul dalam urusan memandikan. Shahih al-Bukhari mencatat bahwa Nabi ﷺ memerintahkan agar jenazah dimandikan dengan air dan Sidr — dalam riwayat Umm 'Atiyyah tentang putri beliau, dan tentang seorang lelaki yang wafat dalam keadaan ihram. Itulah sebabnya daun Sidr digunakan untuk memandikan jenazah di banyak komunitas Muslim hingga kini, dan mengapa banyak keluarga menyimpannya di rumah.
Sebagian keluarga juga menambahkan daun Sidr yang dihaluskan ke dalam air sebagai bagian dari ruqyah. Para ulama berbeda pendapat tentang rincian amalan ini, dan sebaiknya Anda bertanya kepada orang yang ilmunya Anda percaya.
Apa yang diberikan pohon ini
- Madu — dari bunganya, saat musim mekar selama beberapa minggu dalam setahun. Hasil pohon yang paling berharga.
- Daun — dikeringkan dan digiling menjadi bubuk yang dipakai untuk mencuci rambut dan kulit.
- Buah — nabq, buah batu kecil mirip kurma yang dimakan segar atau kering di seluruh kawasan ini.
- Naungan dan kayu — di pedesaan Yaman, pohon Sidr yang sudah tua sering dianggap sebagai milik bersama, bukan tanaman panen.
Sidr dalam bahasa lain
Cari 'daun sidr' dalam bahasa Hindi, Melayu, atau Tamil, dan Anda akan menemukan kata yang berbeda — dan sering kali pohon yang berbeda. Temukan bahasa Anda di bawah; kolom terakhir menyebutkan dengan jujur apakah kata setempat itu benar-benar menamai spesies yang sama.
Madu Sidr
Madu Sidr adalah madu yang dibuat terutama dari bunga pohon Sidr. Karena pohonnya tumbuh di wilayah yang luas, begitu pula madunya — dari Arab Saudi hingga Pakistan — tetapi nama saja tidak banyak menjelaskan isi toples. Pertanyaan yang berguna adalah di mana pohon-pohon itu tumbuh dan pada musim apa lebah mendatanginya.
Madu Sidr dari tiga lembah Yaman yang disebutkan namanya →
Pertanyaan umum
Apa arti Sidr?
Sidr (سدر) adalah nama Arab untuk pohon Ziziphus spina-christi, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Christ's thorn jujube atau, dalam terjemahan Al-Qur'an, lote tree. Kata ini juga dipakai untuk daun pohon tersebut yang digiling.
Apa sebutan Sidr dalam bahasa Hindi dan Urdu?
Biasanya ber atau beri (बेर / बेरी, بیری), dan daunnya beri ke patte. Secara tepat, kata-kata itu paling sering menamai jujube India, Ziziphus mauritiana, kerabat dekat Sidr dari Jazirah Arab.
Apa sebutan Sidr dalam bahasa Melayu dan Indonesia?
Bidara, dan daunnya disebut daun bidara. Di Malaysia dan Indonesia, nama ini umumnya merujuk pada jujube India, Ziziphus mauritiana, kerabat dekat Ziziphus spina-christi.
Apakah Sidr sama dengan jujube?
Keduanya berkerabat dalam satu genus. Sidr adalah Ziziphus spina-christi; jujube yang dijual sebagai buah biasanya Ziziphus jujuba. Keduanya spesies yang berbeda.
Apa itu Sidratul Muntaha?
Pohon bidara di batas terjauh, yang disebut dalam Surah an-Najm (53:14). Kata sidrah adalah bentuk tunggal dari Sidr yang sama.

